Minggu, 08 September 2019

Bilangan Kuantum

BILANGAN KUANTUM

        Bilangan kuantum adalah suatu harga yang menyatakan keadaan orbital suatu atom.
Bilangan kuantum terdiri dari :
1. Bilangan Kuantum Utama (n)
Menggambarkan tingkat energi dan ukuran orbital.
        Harga n = 1, 2, 3, 4, dan seterusnya

2. Bilangan Kuantum Azimut (l)
Menggambarkan sub-kulit atom dan bentuk geometri orbital.
        Harga l = 0, dan seterusnya hingga (n-1)

untuk n = 1, maka l yang mungkin adalah l = 0
untuk n = 2, maka l yang mungkin adalah l = 0 dan 1
untuk n = 3, maka l yang mungkin adalah l = 0,1, dan 2

l = 0 disebut orbital s (sharp), berbentuk bola
l = 1 disebut orbital p (principal), berbentuk satu bola terpilin
l = 2 disebut orbital d (diffuse), berbentuk dua bola terpilin
l = 3 disebut orbital f (fundamental), berbentuk tiga bola terpilin





3. Bilangan Kuantum Magnetik (m)
Menggambarkan orientasi atau arah orbital (menyatakan orbital yang ditempati oleh elektron).
        Harga m = -l, 0 hingga +l

untuk l = 0 (jenis orbital s), maka m = 0 (hanya 1 orbital)
untuk l = 1 (jenis orbital p), maka m = -1, 0, +1 (ada 3 orbital)
untuk = 2 (jenis orbital d), maka m = -2, -1, 0, +1, +2 (ada 5 orbital)
untuk l = 3 (jenis orbital f), maka m = -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3 (ada 7 orbital)

4. Bilangan Kuantum Spin (s)
Wolfgang Ernst Pauli mengusulkan adanya bilangan kuantum spin. Bilangan kuantum spin menyatakan arah rotasi elektron pada sumbunya (searah atau berlawanan jarum jam). Dua elektron dalam satu orbital harus memiliki spin yang berlawanan sehingga menghasilkan medan magnet yang berlawanan. Medan magnet yang berlawanan berguna untuk mengimbangi gaya tolak menolak karena muatan jenis elektron (negatif).
         Nilai s = +1/2 (rotasi elektron searah jarum jam)
                   s = -1/2  (berlawanan jarum jam)
Lambang elektron dalam orbital
Satu orbital, hanya berisi maksiamal 2 elektron.

KONFIGURASI ELEKTRON

        Konfigurasi elektron adalah gambaran distribusi elektron dalam orbital-orbital atom.
1. Azas Aufbau (Membangun)
        Pengisian elektron pada orbital dimulai dari subkulit dengan tingkat energi paling rendah kemudian ketingkat energi yang lebih tinggi.


2. Larangan Pauli
        Jika dua elektron memiliki bilangan kuantum utama, azimut dan  magnetik yang sama, maka spinnya harus berbeda.
orbital s ➡️ nilai l = 0, m = 0 (1 orbital) maksimum 2 elektron 
orbital p ➡️ nilai = 1, m = -1, 0, +1 (3 orbital) maksimum 6 elektron 
orbital d ➡️ nilai l = 2 m = -2, -1, 0, +1, +2 (5 orbital) maksimum 10 elektron 
orbital f ➡️ nilai = 3 m = -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3 (7 orbital) maksimum 14 elektron
11 Na : 1s2  2s2  2p6  3s1
20Ca : 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2 
26Fe : 1s2  2s2  2p6  3s2  3p6  4s2  3d6

Penulisan konfigurasi elektron dapat disingkat dengan lambang gas mulia

16S : 1s2  2s2  2p6 3s2  3p4, dapat ditulis  [Ne] 3s2  3p4
20Ca : 1s2  2s2  2p6 3s2  3p6  4s2,  dapat ditulis  [Ar] 4s2 
25Mn : 1s2  2s2  2p6 3s2  3p6  4s2  3d5, dapat ditulis  [Ar] 4s2  3d5 

3. Kaidah Hund
        Mula-mula elektron akan menempati orbital secara sendiri-sendiri dengan spin yang searah (paralel), baru setelah semua orbital penuh, elektron akan berpasangan.

KONFIGURASI ELEKTRON SUATU ION 

Ion negatif (Anion) = Menangkap elektron.
Elektron yang ditangkap akan menempati orbital sesuai dengan urutan kenaikan tingkat energinya. 
Ion Positif (Kation) = Melepas elektron.
Elektron yang dilepas adalah elektron pada harga n terbesar (kulit terluar) 

ATURAN SETENGAH PENUH DAN ATURAN PENUH 

ATURAN ½ PENUH : Bila konfigurasi elektron berakhir pada d4, maka 1 buah elektron pada s disampingnya (tingkat energi tepat dibawahnya) akan tereksitasi ke orbital d sehingga membentuk konfigurasi ½ penuh d5. Konfigurasi 3d4 tidak stabil, sehingga 1 buah elektron pada orbital 4s dieksitasi ke 3d membentuk 4s1   3d5.

ATURAN  PENUH : Bila konfigurasi elektron berakhir pada d9, maka 1 buah elektron pada s disampingnya (tingkat energi tepat dibawahnya) akan tereksitasi ke orbital d sehingga membentuk konfigurasi d10. Konfigurasi 3d9 tidak stabil, sehingga 1 buah elektron pada orbital 4s dieksitasi ke 3d membentuk 4s1   3d10.
  

                  


Daftar  Pustaka
Sutardi, S. M. (2016). KIMIA ITU MUDAH. YOGYAKARTA: DEEPUBLISH.


115 komentar:

  1. Nice..ditunggu postingan selanjutnyaa

    BalasHapus
  2. Semangat dan terusin buat blog ya nis, udah keren mah

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Mantap kak, materi nya lengkap mudah dipahami,enak dibaca ,dan sangat tersusun rapi . Sangat kreatif mengisnfirasi.ayo kak di tunggu postingan selanjut nya๐Ÿ˜

    BalasHapus
  5. Sangat membantu sekali dan saya tunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  6. Good job, mungkin bisa d banyakin cthny

    BalasHapus
  7. Aku udh ga ngrti lagi, smakin pantengin smakin keren, menarik, ihh pkoknya g bisa dijlasin, ini tulisan luar biasa yg sngt mengisnpirasi

    BalasHapus
  8. Kerenn keren tak salah be jadi panutan nii

    BalasHapus
  9. Terimakasih kak, sangaf membantu๐Ÿ‘

    BalasHapus
  10. Gilak gilakkk, ini materinya keren dan mantep bagt, mudah d mengerti, i like this

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  12. Gua ank ips,tpi kepo tentang apa itu kimia anorganik.tpi sehabis gua ngebaca ini ehh gua sangat" paha*.thx niceng lanjutkan ya buat blog" yang bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah bisa bermanfaat untuk orang lain. terimakasih atas dukungannya (:

      Hapus
  13. Bahasa yang disampaikan tertata rapi dan ga ribet, jadi mudah untuk mengingat materi nya. Lanjutkan yaa kak, supaya bisa belajar dari sini lagi :)

    BalasHapus
  14. Bagus ni...buat pembelajaran dasar kimia ..cocok banget

    BalasHapus
  15. ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  16. Mantappp๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป

    BalasHapus
  17. Good nisaa, semangat terus yaaa

    BalasHapus
  18. Mudah dimengerti kak materinya, memudahkan saya dalam memahami kimia

    BalasHapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  20. Bagus dan menarik, tapi dalam penulisan nya masih kurang teliti๐Ÿ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas koreksiannya. Lain kali saya akan lebih teliti๐Ÿ˜Š

      Hapus
  21. Bagus nis, semangat . Trus lanjutkan!

    BalasHapus
  22. Ditunggu karya karya selanjutnya ya nis

    BalasHapus
  23. Terima kasih karena telah membuat ringkasan materi seperti ini, sangat membantu dalam belajar, ditunggu next projectnya :)

    BalasHapus
  24. Terima kasih, blognya sangat bermanfaat๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  25. ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  26. Terima kasih kak, sangat membantu๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  27. Terima kasih kak penjelasan sangat membantu๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus
  28. Makasih ya kak sangat bermanfaat!

    BalasHapus
  29. Good job nis,sangat bermanfaat dan mudah di mengerti ����

    BalasHapus
  30. Makin semangat blajar kimia nii
    Ditunggu selanjutnya

    BalasHapus
  31. Bagus dan sangat bermanfaat๐Ÿ‘

    BalasHapus
  32. Masya Allah ...
    Bermanfaat sekali :) good job ,๐Ÿ‘

    BalasHapus
  33. Ditunggu blog selanjutnya mbak nisa unchh๐Ÿ˜˜ semangat

    BalasHapus
  34. Pembahsan nya mudah dimengerti kak

    BalasHapus

Asam dan Basa

MENGENAL SIFAT DAN KLASIFIKASI ASAM BASA         Haaii guys, tahu gak nih kalau sebagian besar buah-buahan itu mengandung asam organik ...